Month / August 2014

    Loading posts...
  • IT Risk Management Berbasis COBIT 5 for Risk dan ISO 27005:2008 (4-5 Des 2014)

    Riset menunjukkan bahwa investasi TI dunia berkembang sekitar 13,5 persen setiap tahunnya. Pada 2011, investasi ini mencapai US$ 3,6 triliun (Gartner). Namun, Standish Group menemukan fakta lain. Menurutnya, tingkat kesuksesan proyek TI hanya 35 persen, sedangkan sisanya gagal parsial dan total.

  • Penyusunan BCP DRP Berbasis ISO 22301:2012 dan 27031:2011 (27-28 Nop 2014)

    Seiring perkembangan Teknologi Informasi yang sangat pesat, semakin besar pula tingkat ketergantungan bisnis terhadap TI. Saat ini, hampir tidak ada proses bisnis yang absen dari TI. Tak heran, bila resiko TI kemudian membesar dan menjadi sangat signifikan. Hal ini berdampak pada semakin kecilnya toleransi bisnis terhadap down system dan kehilangan data. Oleh karena itu, keberadaan BCP DRP yang akurat dan sistem recovery seperti DRC menjadi faktor kritis dalam keberlangsungan bisnis. Hal ini berasal dari kemampuan analisis risiko dan dampak bisnis, serta strategi recovery yang tepat.

  • Data Governance & Management Menggunakan DAMA BOK (20-21 Nop 2014)

    LATAR BELAKANG Dari sepuluh fungsi Data Governance & Management berbasis DAMA BOK, Data Governance merupakan pusat kendali aset data dan informasi. Seluruh pihak stakeholder kunci dalam organisasi, baik IT maupun bisnis, berbagi…

  • Information Security Management System (ISMS) Berbasis ISO 27001:2013 (13-14 Nop 2014)

    ISO 27000 Series merupakan standar internasional untuk Information Security Management System (ISMS). Berdasarkan hasil Global Survey on GEIT dari ISACA (2011), standar ini paling banyak diadopsi oleh komunitas internasional, yaitu sebesar 21,1 persen.

  • Penyusunan IT Master Plan BUMN Berbasis PER-02/MBU/2013 (23-24 Okt 2014)

    “He who failed to plan, plan to fail.” Perencanaan TI yang memadai merupakan satu pilar utama dalam implementasi IT Governance. Hasil riset ITGI, PWC, dan CISR MIT Sloan menunjukan bahwa IT Governance merupakan solusi bagi peningkatan kesuksesan pencapaian target value TI untuk mendukung pencapaian tujuan organisasi.

  • Kepatuhan terhadap Regulasi KYC dengan Implementasi Program Single Customer View (16-17 Okt 2014)

    Peraturan Bank Indonesia No. 14/27/PBI/2012 tanggal 28 Desember 2012 tentang Anti Pencucian Uang dan SEBI No.15/21/DPNP tanggal 14-06-2013 menyebutkan, “Bank wajib memiliki dan memelihara profil Nasabah secara terpadu.” Regulasi ini dikenal dengan program “Prinsip Mengenal Nasabah” atau Know Your Customer (KYC) dan diwajibkan oleh Bank Indonesia. Namun, tuntutan ini seringkali sulit diimplementasikan. Pasalnya karakter Data Nasabah yang tersebar di berbagai aplikasi TI Perbankan belum terstandardisasi. Aplikasi-aplikasi ini mencakup core banking system, credit card system, loan provisioning system, pension fund system, customer care system, dan lain sebagainya.

  • Certified Information System Auditor (CISA) Exam Preparation (6-10 Okt 2014)

    Certified Information System Auditor (CISA) merupakan sertifikasi ISACA sejak 1978 dan terakreditasi ISO 17024. Sertifikasi ini merupakan standar global bagi profesional di bidang audit sistem informasi, kontrol, dan keamanan. Sertifikat CISA sendiri memperlihatkan bahwa seseorang memiliki pengalaman audit, mempunyai kemampuan dan wawasan yang memadai dalam mengelola kerentanan, serta memastikan pelaksanaan dan kontrol organisasi dan perusahaan.

  • IT Audit Menggunakan COBIT: CMM COBIT 4.1 & ISO 15504 COBIT 5 (25-26 Sep 2014)

    Untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan TI, dukungan TI untuk mencapai tujuan bisnis beserta risikonya, dan solusi yang perlu direkomendasikan, maka dibutuhkan audit TI dalam konteks Process Maturity & Capability Assessment. Dalam hal ini, terdapat 2 metode yang paling populer, yaitu CMM menggunakan COBIT 4.1 serta ISO 15504 menggunakan COBIT 4.1, ISO 20000, atau COBIT 5.

  • Data Governance & Management Menggunakan DAMA BOK (18-19 Sep 2014)

    Dari sepuluh fungsi Data Governance & Management berbasis DAMA BOK, Data Governance merupakan pusat kendali aset data dan informasi. Seluruh pihak stakeholder kunci dalam organisasi, baik IT maupun bisnis, berbagi tanggung jawab dan otoritas dalam hal mengendalikan pengelolaan aset data ini. Secara spesifik, dalam hal menjalankan fungsi perencanaan, monitoring, dan penegakan kebijakan kunci tata kelola data.

  • IT Governance & Management BUMN Berbasis PER-02/MBU/2013 [11-12 Sep 2014]

    Investasi TI dunia mengalami pertumbuhan yang amat cepat, yaitu sekitar 13,5% per tahun. Hal ini tampak dari pertumbuhan investasi pada 1995 yang hanya sekitar US$ 527,9 miliar (sekitar 5 ribu triliun) melonjak menjadi US$ 3,6 biliun (sekitar Rp. 35 ribu triliun) pada 2010 (Gartner).